Ditulis oleh : Putri Apriliani (XII-1)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Mentoring MPP kelas 12

Kamis (29/7/2019),
Sore itu tepatnya ba’da ashar sekitar pukul (15:10) WIB bertempat di gedung SMK Pasundan Rancaekek Jl. Babakan Radio No 4 Rancaekek wetan, Bandung, Jawa Barat. Terdapat sekumpulan orang yang duduk bersama dalam rangka mencintai-Nya. Duduk diatas hamparan terpal sebagai alas nya bertempatkan di sebuah lapangan tepatnya di depan kelas XII-1 sungguh amat sederhana bukan. Kumpulan orang orang tersebut dinamakan Mentoring, apa itu mentoring?
Mentoring adalah pembinaan yang diberikan oleh pementor kepada siswa/i yang aktif dan ikut serta dalam keorganisasian keagamaan atau notabene sering kita sebut dengan Rohis. Di sekolah kami SMK Pasundan Rancaekek kami berbeda dari organisasi keagamaan di sekolah sekolah pada umumya yaitu Rohis kami punya ciri khas sesuai dengan latar belakang sekolah kami yang mencakup budaya pasundan yaitu MPP. Mungkin diantara kalian akan bertanya tanya apa itu MPP ?
MPP (Madrasah Pelajar Pasundan) adalah sebuah keorganisasian yang bergerak dalam bidang keagamaan sama halnya seperti rohis. Selain itu kegiatannya sangat beragam mulai dari kegiatan rutinan per minggu, kegiatan caturwulan, kegiatan per semseteran, dan kegiatan tahunan maupun event event tahunan, kita ambil contoh kegiatan mentoring merupakan kegiatan rutinan per minggu. MPP sudah ada sejak angkatan pertama SMK Pasundan Rancaekek dan pembinanya adalah Ustadz Taopikul Minan SPd,i. Beliau sudah menjadi pembina dari sejak awal berdirinya MPP angkatan pertama hingga saat ini MPP angkatan delapan. Ustadz Taopikul Minan beliau adalah pembina sekaligus pementor di MPP.
Kembali ke pembahasan mengenai mentoring, pada gambar di atas terlihat sederhana. Ya, kalian pasti akan menyimpulkan itu hanya kumpulan seperti biasanya sharing atau forum diskusi atau forum oraganisasi . Itu memang benar tapi belum tepat yang lebih tepatnya jika kalian memahami dan mengamati gambar di atas lebih dalam maka kalian akan mendapati bahwa kumpulan itu bukan hanya sekedar kumpulan orang orang yang sedang membahas suatu hal tapi lebih dari itu bisa terlihat dari wajah wajah yang berseri dan bercahaya dengan penuh rasa suka ria dengan mengharapkan keridhaan dari-Nya. terutama terlihat dari pancaran wajah yang berseri sang pementor kami yaitu Ustadz Teteng yang memandang anak didiknya dengan senyuman. Berkumpul dengan orang orang yang shalih dapat memberikan dampak positif bagi diri kita disamping itu kita mendapatkan ilmu serta pahala duduk di majelis ilmu seperti yang di riwayatkan dalam sebuah hadist arbain bagian 2
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari, no. 2101). Selain itu ada keutamaan yang sangat mulia pada kumpulan dengan orang orang yang shalih seperti yang dikatan oleh Al Imam Ahmad bin Hasan al Athas
“Seandainya tidak ada keutamaan dalam duduk bersama orang shaleh kecuali satu saja maka itu sudah cukup. Yaitu menarik semangat mereka dan hati mereka serta niat-niat mereka untukmu. Dan itu semua mengangkatmu ke derajat-derajat mereka. Jika tidak demikian, maka jika hatimu tidak kotor dengan pikiran-pikira buruk, maka cukup bagimu bahwa engkau akan terjaga dari perbuatan maksiat selama engkau berada di sisi mereka.”. Apakah kalian masih menganggap kumpulan mentoring itu biasa saja?
Nah kalian pasti akan bertanya tanya siapakah Ustadz Teteng yang disebutkan di atas dan apa hubungannya dengan mentoring dan MPP ini ? Ustadz Teteng adalah salah satu staf pengajar di SMK Pasundan Rancaekek beliau mulai aktif berpartisipasi dalam keorganisasian MPP ini sejak 2 tahun silam, beliau menjadi pementor baru yang membawa perubahan terhadap MPP dan pemikiran pemikirannya yang kekinian dan pandangan jauh ke depan yang merubah MPP dari yg monoton menjadi modern tetapi tidak keluar dari aturan aturan islam serta yang telah membuka wawasan tentang organisasi keagamaan dan ilmu kepada kami anak didiknya dan beliau merupakan salah satu guru favorit saya dan teman saya Fitri kenapa demikian karena beliau telah membuka wawasan saya tentang islam yang sangat luas ini beliau telah membawakan cahaya dari kegelapan saya tentang islam ini, pernahkah kalian dengar kiasan dari ulama bahwa kefahaman itu adalah cahaya yang menyinari hati, ia tidak diberikan kecuali kepada orang orang shaleh. Banyak yang menganggap beliau itu keras dalam mendidik seperti yang dikatakan siswa/i yang belum kenal beliau dengan baik,
Ujarnya…” si bapa eta mah galak jeung gede ambek, urang ge di ajak sparing”. ( perkataan dalam bahasa sunda yang berarti ” bapa itu galak dan permarah, saya juga di ajak tanding”). Tetapi beliau tidaklah seperti itu beliau melakukan itu karena beliau sayang dan ingin mendidik kita serta menyelamatkan anak didiknya dari kesalahan, mungkin mereka saja yang menanggapinya berbeda. Apakah kalian pernah mendengar istilah “tak kenal maka tak sayang” maka dari itu kenapa banyak yang memandang beliau seperti itu karena mereka memandang dari sudut pandang yang penuh kekesalan ketika di tegur dan diberitahu yang benar dan pandangan yang dipenuhi perasaan suudzon, coba kalian kenalilah beliau dari sudut pandang yang berbeda yaitu dari kacamata pandangan yang islami yang positif serta dengan pandangan yang dipenuhi husnudzon maka kalian akan tau dan mungkin kalian menyesal dikemudian hari karena telah salah menanggapi terhadap cara didikan beliau. Dan ada satu perkataan yang beliau sampaikan kepada kami anak didik nya yaitu,
“Jadikanlah hidup itu lebih susah, agar kehidupan yang sedikit terasa lebih indah
hidup itu biasakan merasa pahit, agar yang sesuatu hambar terasa amat manis” itulah kata kata yang membuat kami anak didiknya merasa di tempa untuk lebih berani dalam kehidupan ini selain itu beliau menjadi inspirasi dan motivasi untuk kami anak didiknya.
Kesederhanaan beliau membuat kami terinspirasi dan termotivasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi dan cara didikan beliau yang tegas dan jelas aturannya serta disiplin membuat kami anak didiknya merasa bangga memiliki guru sekaligus pementor seperti beliau.
” Kesederhanaan itu akan lebih bermakna melebihi kemewahan apapun, jika kalian mengetahui proses dibalik kesederhanaan itu”
Oleh : WanitaPemimpi alias Putri😁✌
Rancaekek, Rabu(4/7/2019)

Referensi:

  1. Hadist Arbain ke 2 bagian 2
  2. Kiasan ulama di http://www.muslimoderat.net/2017/06/duduk-bersama-orang-sholeh-lebih-bermanfaat-daripada-seratus-kali-ibadah-sendiri.html#ixzz5yaIyCIdy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *